Posted on June 21, 2009 by begadang

Kusulut sebatang rokok sambil memandangi langit-langit kamar ini.
Senyum di bibir initerasa getir. Ku ingat masa-masa indah itu yang tak mungkin kembali.
Masa indah saat semuanya masih bersama.
Tapi itu dulu.
Senyum ku tak mau Read more »
Filed under: Gejolak malam, lirik | 3 Comments »
Posted on November 29, 2008 by begadang
Intro : Dm F A# A
Dm F A# A
Maaf… setelah kau sakiti lalu bilang
Dm F A# A
Maaf… setelah kau lukai lalu bilang
Dm F A# A
Maaf… setelah mengkhianati lalu bilang
Dm F
Maaf… kau gak punya otak
A# A Dm
hanya itu yang bisa kau ucapkan maaf !
Read more »
Filed under: lirik | 2 Comments »
Posted on November 29, 2008 by begadang
Damn,
Tampaknya gw salah pilih tempat tuk menyepi. Ya iya lah…. emank dasar gw nya aja goblok. Udah tau yang namanya Citos pasti rame kalo malem minggu, lah gw malah mencoba menyendiri di tempat ini. Dasar bodoh.
Sekelilingku semua tertawa terbahak, seolah menertawakan kebodohanku. Jadah, ku tak perduli. Biar mereka tertawa. Suara tawa yang menggelgar itu mengganggu kenyamanan ku. Bapak-bapak yang aneh. Ingin sekali kuambil M16 dan kuberondong mereka semua. Seandainya bisa… Read more »
Filed under: Gejolak malam | Leave a Comment »
Posted on November 29, 2008 by begadang
Sepi ini sudah mendarah daging. Merasuk hingga ke dalam sumsum tulang belakangku. Mengendap hingga merasuk ke jiwa. Tapi ku sudah tak peduli lagi. Memang beginilah jalan hidup yang tlah ku pilih.
Lebih baik sendiri dari pada ku merasakan sakit. Lebih baik ku nikmati sepi dari pada hingar bingar yang memekakkan telinga. Saat ini ku butuh sendiri, ku butuh sepi, tuk Read more »
Filed under: Gejolak malam | 2 Comments »
Posted on July 14, 2008 by begadang
Duhai kekasih ku,
Sungguhkah kau suka padaku?
Karena jika kau suka padaku, berarti kau harus suka akan segala kekuranganku, suka akan keluargaku, suka akan pekerjaan dan teman-temanku.
Duhai kekasih ku, Read more »
Filed under: Gejolak malam | Tagged: cinta, curhat, kekasih, puisi, surat | 10 Comments »
Posted on April 24, 2008 by begadang
Pernahkah kau perhatikan langit senja ini sayang?
Begitu indah begitu syahdu.
Pernahkah kau perhatikan saat mentari merebah sayang?
Walau sirna begitu memukau.
Pernahkah kau perhatikan saat rembulan bercahaya sayang?
Begitu lembut Read more »
Filed under: Gejolak malam, Petuah | Tagged: Add new tag, cinta, keluhan malam, poet, puisi, sajak | Leave a Comment »
Posted on January 28, 2008 by begadang
Kematian Paman Gober
Oleh: Seno Gumira Ajidarma
Kematian paman gober ditunggu-tunggu semua bebek. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain menunggu-nunggu saat itu. Setiap kali penduduk Kota Bebek membuka koran, yang mereka ingin ketahui hanya satu hal : apakah hari ini Paman Gober sudah mati. Paman Gober memang terlalu kuat, terlalu licin, dan bertambah kaya setiap hari. Gudang-gudang uangnya berderet dan semuanya penuh. Setiap hari Paman Gober mandi uang disana, segera setelah menghitung jumlah terakhir kekayaannya, yang tak pernah berhenti bertambah.
Begitu kayanya Paman Gober, sehingga ia Read more »
Filed under: Gejolak malam | Tagged: ajidarma, analogi, bahasan, bebek, cerpen, gumira, kematian, kritis, lucu, paman gober, renungan, seno gumira, wafat | Leave a Comment »