Hitam Putih Kehidupan
Banyak orang bilang hidup ini warna warni, tapi hanya ada 2 warna saja yang mencerminkan kehidupan itu sendiri. Percaya atau tidak, hidup kita ini hanya terdiri dari hitam dan putih. Sedangkan yang lainnya terletak diantara warna hitam dan warna putih itu sendiri. Selain hitam dan putih, banyak orang yang berada di dalam daerah abu-abu, yaitu suatu kehidupan yang sudah tidak jelas lagi antara hitam dan putih.
Mungkin kata-kata di atas terlalu terbelit dan sulit untuk di pahami, akan coba saya permudah kata-kata tersebut dengan lebih sederhana. Hitam dalam kehidupan kita sehari-hari sering dibuat sebagai symbol kejahatan, keburukan, dan semua yang bersifat negative. Sedangkan warna putih sering disimbolkan sebagai kejujuran, kebaikan dan semua yang bersifat positif. Tapi kadang kala kita ditempatkan dalam kondisi diluar itu semua, yaitu abu-abu yang di mana kebaikan dan kejahatan sulit dibedakan.
Sebenarnya apa sih abu-abu itu? Hm mungkin masih terlalu sulit untuk di jabarkan secara ilmiah. Tapi akan saya coba jelaskan dengan cerita yang mungkin sering anda alami dalam kehidupan sehari-hari. Semua orang tahu bahwa berbohong itu salah, tapi jika kita berbohong untuk suatu kebaikan apakah itu salah? Jika mencuri itu salah, lalu salahkah orang mencuri untuk memberi makan anak dan istrinya? Jika membunuh itu kejam, apa yang harus anda lakukan jika itu satu-satunya jalan untuk tetap hidup?
Filed under: Gejolak malam | Tagged: artikel, curhat, Gejolak malam, koar-koar













Menurut saya nieh, warna kehidupan itu ada dalam 3 hal yang menilai.
pertama, panca indra. dan tentunya ini yang banyak sekali menipu org2. coz emang begitulah “takdirnya” kata iklan. hehehehe
kedua, fikiran. femikiran nieh berbalik pada orang tersebut mau dimana penilaian tsb, coz dsini egonya yang bekerja dominan, misalnya kalo egonya mo membenarkan perbuatan salah karena alasan yg benar, (mencuri cos mo beri anak makan) disinilah egonya yang diutamakan, tanpa memperhatikan orang laen
ketiga, hati. ini bagaomanapun juga tidak pernah mengalami degradasi nilai, tetep aj baek. masalahnya adalah, apakah ati yang dominan ataukah fikiran yang mempengaruhinya.
so, pilih aj yang mana lbih aman….?
BTW lam kenal yo, dari wong kito, met begadang…jadilah begadanger sejati.