Damn,
Tampaknya gw salah pilih tempat tuk menyepi. Ya iya lah…. emank dasar gw nya aja goblok. Udah tau yang namanya Citos pasti rame kalo malem minggu, lah gw malah mencoba menyendiri di tempat ini. Dasar bodoh.
Sekelilingku semua tertawa terbahak, seolah menertawakan kebodohanku. Jadah, ku tak perduli. Biar mereka tertawa. Suara tawa yang menggelgar itu mengganggu kenyamanan ku. Bapak-bapak yang aneh. Ingin sekali kuambil M16 dan kuberondong mereka semua. Seandainya bisa…
Bangsat, diam kalian. Hentikan tawa yang mengganggu itu. Tawa yang tidak enak didengar, tawa yang penuh kemunafikan, tawa-tawa semu yang bukan dari hati. Tawa yang hanya menggelegar dari mulut, bukan karna bahagia, tapi hanya ingin merusak suasana.
Hentikan obrolan-obrolan murahan itu, obrolan basa-basi yang tak ada arti. Obrolan yang ga pas di hati. Membuat ku muak mendengarnya.
Hentikan semua. Stop dan mulai diam lah kalian. Diam bagaikan patung. Diam bagaikan malam. Diaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaam!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Filed under: Gejolak malam












