Archive for January, 2008

Kematian Paman Gober
Oleh: Seno Gumira Ajidarma

Kematian paman gober ditunggu-tunggu semua bebek. Tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain menunggu-nunggu saat itu. Setiap kali penduduk Kota Bebek membuka koran, yang mereka ingin ketahui hanya satu hal : apakah hari ini Paman Gober sudah mati. Paman Gober memang terlalu kuat, terlalu licin, dan bertambah kaya setiap hari. Gudang-gudang uangnya berderet dan semuanya penuh. Setiap hari Paman Gober mandi uang disana, segera setelah menghitung jumlah terakhir kekayaannya, yang tak pernah berhenti bertambah.

Begitu kayanya Paman Gober, sehingga ia (more…)

Advertisements

Hitam Putih Kehidupan


Banyak orang bilang hidup ini warna warni, tapi hanya ada 2 warna saja yang mencerminkan kehidupan itu sendiri. Percaya atau tidak, hidup kita ini hanya terdiri dari hitam dan putih. Sedangkan yang lainnya terletak diantara warna hitam dan warna putih itu sendiri. Selain hitam dan putih, banyak orang yang berada di dalam daerah abu-abu, yaitu suatu kehidupan yang sudah tidak jelas lagi antara hitam dan putih.

Mungkin kata-kata di atas terlalu terbelit dan sulit untuk di pahami, akan coba saya permudah kata-kata tersebut dengan lebih sederhana. Hitam dalam kehidupan kita sehari-hari sering dibuat sebagai symbol kejahatan, keburukan, dan semua yang bersifat negative. Sedangkan warna putih sering disimbolkan sebagai kejujuran, kebaikan dan semua yang bersifat positif. Tapi kadang kala kita ditempatkan dalam kondisi diluar itu semua, yaitu abu-abu yang di mana kebaikan dan kejahatan sulit dibedakan.

Sebenarnya apa sih abu-abu itu? Hm mungkin masih terlalu sulit untuk di jabarkan secara ilmiah. Tapi akan saya coba jelaskan dengan cerita yang mungkin sering anda alami dalam kehidupan sehari-hari. Semua orang tahu bahwa berbohong itu salah, tapi jika kita berbohong untuk suatu kebaikan apakah itu salah? Jika mencuri itu salah, lalu salahkah orang mencuri untuk memberi makan anak dan istrinya? Jika membunuh itu kejam, apa yang harus anda lakukan jika itu satu-satunya jalan untuk tetap hidup?

Makna Hidup Tanpa Mati

Posted: January 7, 2008 in Gejolak malam
Tags: ,

Makna Hidup Tanpa Mati

Semua di ciptakan di dunia serba seimbang.

Ada kaya, dan ada miskin.
Ada yang kuat dan ada yang lemah.
Ada yang tua dan ada yang muda.
Ada pria dan ada wanita.
Ada hidup tentu saja ada mati.

Sadarkah akan makna dari hidup kita ini, selain menanti kematian tentunya. Bagaimana keadaan manusia andai saja mati itu tidak ada? Apakah akan ada manusia yang beriman? Yang pasti dunia ini akan penuh sesak dengan kebusukan-kebusukan duniawi yang tiada akhirnya. Manusia akan dengan serakah mengejar keuntungan pribadinya tanpa perduli dengan sesama. Jika hidup tanpa mati, tak ada lagi yang di takuti oleh manusia di dunia ini. Karena hidup tanpa kematian adalah hidup tanpa pembalasan akan perbuatan kita. Hal tersebutlah yang membuat manusia sadar bahwa setelah kematian lah segala amal perbuatannya akan diperhitungkan kembali. Percaya atau tidak, kematian turut membentuk manusia-manusia yang beriman.

Karena manusia yang merasa tidak akan mati, akan selalu mengejar kenikmatan duniawi. Manusia-manusia yang lupa akan hakekatnya bahwa nyawanya hanyalah pinjaman yang kapan saja dapat diambil kembali.

Memang dunia itu nikmat. Jika tidak nikmat, tentunya kita sudah bukan di dunia lagi ( trus di mana donk???). Dunia banyak menawarkan kesempatan kepada kita. Hanya saja kita harus pandai-pandai memilih kesempatan mana yang terbaik untuk kita. Karena sekali saja kita salah melangkah, maka akan mempengaruhi hidup kita untuk selamanya.

Ada yang bilang hidup ini sudah ada suratan takdirnya. Beberapa orang lainnya bilang bahwa takdir kita ada di tangan kita sendiri. Lalu manakah yang benar dari dua pendapat tersebut? Karena saya hanyalah orang awam yang mencoba mengemukakan pendapat dari jalan pikiran pribadi, maka jangan harap anda akan menemukan bahasa-bahasa yang ilmiah apalagi agamais. Karena maklum saja saya bukan ilmuwan, apalagi seorang agamawan. Saya akan mencoba menjawab dengan bahasa sederhana yang saya mengerti.

Bagi saya, sayalah yang menentukan takdir saya ini.

Menurut saya hidup saya ini ditentukan dari pilihan-pilihan yang kita ambil. Karena jika seseorang merasa hidup ini adalah suratan takdir, maka dia akan bermalas-malasan dan tidak mencoba untuk melakukan sesuatu untuk merubah kehidupannya. Tetapi menurut saya, semua pilihan-pilihan yang kita pilih dalam hidup ini, semuanya pasti sudah diperhitungkan oleh Yang Maha Kuasa. Jadi apapun pilihan kita, tidak terlepas dari pengawasan-Nya. Karena manusia yang merasa seluruh hidupnya ada di tangannya, ia akan merasa congkak dan mungkin akan depresi.

Contohnya adalah, Ketika sakit menyerang kita, wajib bagi kita untuk mencari kesembuhan. Wajib bagi kita untuk mempertahankan kesehatan kita dengan berobat. Tetapi ketika semua usaha sudah kita lakukan, tetapi penyakit tidak kunjung sembuh, atau bahkan kematian yang menjemput, kita harus merelakannya. Disini dapat kita lihat bahwa kehidupan kita adalah kombinasi antara pilihan yang kita pilih dan pengawasan dari Yang Maha Kuasa. Dengan begitu kita akan selalu mensyukuri hidup ini.

  

Buah Karya Ahmad “Yustinus” Nur Syamsi

Yah sekedar iseng, dan untuk merenung dalam kesedirian

Untuk teman-teman tercinta, Kurindu akan kalian.

Tanpa rasa dan tanpa Tanya

Posted: January 7, 2008 in Gejolak malam
Tags:

Tanpa rasa dan tanpa Tanya

Aku berjalan menyusuri bumi

Berharap suatu hari kan datang secercah mimpi

Walau aku seorang diri

Ku tak pernah merasa sepi

Ada angin, api, air, dan bumi

Bahkan mentari yang selalu menemani

Aku sadar ku berdosa

Menggauli hari dengan nestapa

Tak pernah ku berharap di ampuni

Ku hanya bisa melangkah lagi

Tuk mencoba meperbaiki diri

Salahku tak pernah bertanya

Salahku yang tak pernah merasa

Arti diriku ada di dunia

Bumi bukan Bulan

Posted: January 7, 2008 in Gejolak malam
Tags:

Pernahkah kita berfikir mengapa kita hidup di bumi, dan bukannya di bulan? Mungkin karena karakteristik manusia sangat mirip dengan bumi?

Bulan tidak pernah melindungi dirinya dari meteor-meteor atau benda-benda luar angkasa yang menyerang dirinya. Tapi bumi selalu melindungi dirinya dari benda-benda luar angkasa tersebut dengan atmosfer nya.

Bulan tidak memerlukan pendamping untuk memutari bumi, sedangkan bumi tidak bisa jika tidak di dampingi oleh bulan dalam memutari matahari.

Bulan tidak pernah marah dan sedih, sehingga tidak pernah ada banjir maupun gempa di bulan. Sedangkan bumi seringkali marah dan sedih dengan bencana-bencana alamnya.

Semua itu seperti manusia yang selalu melindungi diri dari ancaman, membutuhkan orang lain untuk menjalani hidupnya, dan bisa marah dan sedih jika hatinya gundah.

Mungkin jika kita tinggal di bulan, kita tidak akan berusaha untuk melindungi diri kita, kita lebih egois dengan tidak peduli dengan sesama, atau bahkan kita tidak bisa merasa marah dan sedih ketika hati kita gundah.

Yang pasti memang manusia cocok sekali dengan bumi, oleh karena itu jagalah bumi ini dengan sekuat tenaga. Jagalah bumi ini seperti menjaga diri kalian sendiri. Cintailah Bumi ini seperti mencintai diri kalian sendiri.

Save the Earth.

Karya siapa lagi kalo bukan Ahmad “Yustinus” Nur Syamsi yang terlalu banyak punya waktu luang untuk berkhayal.

Kala malam kembali menjelang

Posted: January 7, 2008 in Gejolak malam
Tags:

Kala malam kembali menjelang

Mimpiku pun tak kunjung datang

Hanya gelap malam yang terus menerpa

Menghadang dan mengekang

Ku nanti pagi di tiap malam

Dan kutunggu siang di dekapan gelap

Tak sanggup ku jalani hidup

Jika hanya untuk menanti

Aku bukanlah batu

Bukan juga bunga yang bisa mewangi

Aku hanya seekor rubah yang berbulu domba

Yang menunggu saat yang tepat tuk memangsa dunia

Kan kutelan bulan dan kututup mentari

Biar itu semua hanya jadi milikku

Dan bukan untuk mu

Bukan untuk kalian

Dunia ini hanya lah hampa

Hanya kebohongan belaka yang berisi luka penuh nanah

Luka yang tak kan kunjung sembuh

Luka yang terus menyakiti

Hingga suatu saat nanti luka itu menutup tubuh

Menjadi seonggok bangkai yang bau

Dan terhampar di seluruh jalan yang penuh lubang

Di seluruh hamparan sawah yang gersang

Menutup hutan yang telah hilang

Menjadi sebuah lahan untukku

Lahan untuk bermain cinta dengan neraka

Bermandi kan api

Di belai jilatan panas

Dan bercumbu dengan bangkai

Sambil meneggak segelas Bisa

Sehingga terasa lengkap hidupku

Sebagai penghancur dunia

Penantang surga

Petuah-petuah Bijak bag 4

Posted: January 7, 2008 in Petuah

Orang yang menikmati kebebasan yang terbesar adalah ia yang paling bertanggung-jawab karena ia bertanggung-jawab sehingga ianya merasa bebas. – Guru Ching Hai

Tao tidak dapat diuraikan dengan pengetahuan; Tao adalah pemahaman batin dan suatu pencerahan batin. Rileks sehingga Anda akan maju dalam latihan Anda. Bersifat alami. Jangan mengharapkan bahwa segala sesuatu akan berakhir secara sempurna. Namun demikian, Anda jangan malas. – Guru Ching Hai

Jangan selamanya menyalahkan orang lain, harus menyalahkan diri kita. Apapun yang terjadi pada diri kita, itu semua adalah akibat karma kita. – Guru Ching Hai

Kita harus peduli pada orang lain. Itulah tujuan hidup. Semakin kita peduli pada orang lain, semakin kita mengembangkan diri kita, berkembang hingga kita menjadi satu dengan segalanya, dan kita menjadi Buddha. Semakin Anda peduli pada diri sendiri, semakin sempit jadinya Anda. – Guru Ching Hai

Kebersihan adalah semacam pemberian derma karena hal tersebut memberikan orang-orang sekitar suatu perasaan yang menyenangkan. – Guru Ching Hai

Yang hanya dapat membebaskan kita adalah Kebenaran. Jika kita tidak memahami itu kita senantiasa merasa cemas. – Guru Ching Hai

Imanmu harus lebih kuat dari rasa takutmu; itulah pelajaranmu, karena Tuhan senantiasa lebih kuat dari kekuatan negatif. Jadi jika kamu bersama Tuhan, kamu tidak perlu merasa takut. – Guru Ching Hai

Hal yang terbaik adalah tidak merasa takut akan apapun, karena kita adalah duta dari Kebenaran, dan segala hal yang palsu (maya) pasti berembus cepat atau lambat. Itulah semua yang harus Anda percayai. – Guru Ching Hai

Sesuatu yang baik selalu sederhana dan tanpa pamrih. Cinta kasih dan tanpa pamrih adalah pandangan hidup yang seharusnya menuntun kehidupan kita. Dengan atau tanpa inisiasi, dengan atau tanpa kesadaran Tuhan. – Guru Ching Hai

Jika kita tidak mengendalikan pikiran kita dengan Hakekat Kebuddhaan kita, tidak berlatih secara sungguh-sungguh, tidak jujur terhadap diri kita dan tidak mengkaji tingkah laku kita secara ketat, maka kita akan pasti dikuasai oleh Maya. Menjadi dikuasai bukanlah berarti bahwa kita menjadi seperti orang gila (berbicara tidak karuan) atau wajah kita berubah menjadi mengerikan. Apabila kita tidak melangkah di jalur yang tepat, maka kita akan melangkah di jalur Maya. – Guru Ching Hai

Semakin kita berlatih, maka semakin mawas kita harusnya; kalau tidak kita akan dengan mudah jatuh ke dalam suatu pojok. Jika kita terperosok di pojok tersebut, kita tidak akan mampu untuk mempelajari dari aspek lainnya. Jadi kita janganlah menuruti hati (kita) dalam segala tingkat pengalaman. Oleh karena hal ini maka Sutra Intan menyatakan: “Biarlah tiada ketagihan (kelekatan), biarlah hati kita bebas adanya. – Guru Ching Hai

Tiada siapapun selain orang itu sendiri yang dapat melaksanakan latihan rohaninya, menyalakan pelita dan menjalani jalur tersebut. – Guru Ching Hai

Bersikap jujur terhadap orang lain adalah perlindungan terbaik bagi martabat dan hati nurani kita. Itulah jalan yang terbaik buat kita. – Guru Ching Hai

Kita harus berbagi pahala yang muncul dari latihan rohani kita dengan dunia. Kita tidak berlatih hanya untuk kepentingan diri kita sendiri saja. – Guru Ching Hai

Benda-benda di dunia ini akan kita nikmati jika benda-benda tersebut ada.Jika benda-benda itu tidak ada, ianya tiada perbedaan bagi kita. Itulah caranya dari roh yang tercerahkan. – Guru Ching Hai

Segala sesuatu diciptakan oleh kita. Sehingga jika kita ingin menjalani kehidupan yang bahagia, kita harus menciptakan suasana yang bahagia. – Guru Ching Hai

Cinta sejati berarti pihak lainnya tidak merasa kita itu ada, bahwa kita tidak berada di sekitarnya, tidak mengambil ruangannya, tidak membuatnya merasa terikat. Dia merasa lebih menyenangkan di dekat kita. – Guru Ching Hai

Hanya apabila Anda menemukan keindahan, kemuliaan dari Kerajaan Tuhan, barulah dapat Anda melupakan ambisi untuk keberhasilan di dunia ini. Itulah sebabnya saya menawarkan Anda Metode Quan Yin, sehingga Anda dapat melihat kemuliaan Tuhan, kemuliaan Surga, dan lalu menghilangkan nafsu keinginan atas keuntungan materi dan ketenaran. Hal tersebut seperti seorang bayi, jika Anda memberinya susu maka ia tidak akan lagi menyedot yang palsu. – Guru Ching Hai

Apabila hati kita tulus, ego berkurang, dinding ketidaktahuan dapat retak, kita dapat melihat banyak alam yang berbeda-beda. – Guru Ching Hai

Enyahkanlah ego kecilmu, maka Anda akan menjadi Agung. – Guru Ching Hai