Posts Tagged ‘Gejolak malam’

Arti Tatap Matamu

Posted: January 9, 2013 in Gejolak malam
Tags: , ,

Malam ini kembali kita bertiga berkumpul, seperti malam2 biasanya.

Tp malam ini kau bersedih.
Malam ini kau menangis.
Malam ini kau kecewa.

Kau kecewa karna saat di hari istimewa mu, mereka justru tidak ada untukmu.

Tp seperti yg ia katakan, “Kita tetap ada kok untukmu.”

Aku tau itu hanya bisa mengurangi sedikit rasa kecewa mu.
Tp sungguh itu yg kurasakan.
Aku kan selalu ada untukmu.

Dan kau pun tetap terisak.
Ku hanya mampu terdiam dan menggenggam erat tanganmu.

Kau pun hanya menatap.
Hm… Menatap dia, bukan aku.

Dan ia pun menatap mu.
Sesaat itu pun ku sadar, hanya dia yg mampu redakan duka mu.
Hanya dia yg mampu menghibur hatimu.
Bukan aku.

Tatapan kalian penuh arti, dan hanya kalian yg mengerti.

Mungkin kau anggap aku buta.
Mungkin jg kau kira ku tak merasa.

Aku tau itu sayang.
Aku tau bahwa dia yg kau mau.
Bukan aku.

Tp mengapa ku tetap bertahan di sini meski hatiku teriris pedih…

Ku tahan luka di hati ini, dan tetap mencoba menghibur mu.
Walau ku tau itu percuma.
Karna hanya dia yg bisa.

Aku hanya org ketiga yg hadir diantara kau dan dia.
Hanya karna keadaan lah yg membuat kalian tak bisa bersatu.

Hanya padanya kau bisa terbuka bercerita tentang segalanya.

Ku merasa diri ini hanyalah formalitas belaka.
Bukan karna cinta.

Akhirnya ku hanya bisa permata, “Yang sabar yah sayang”

Advertisements

Sayang, jangan kau salah artikan diamku.
Ku diam bukan karna ku tak tau.
Ku diam justru karna aku tau, dan ku menunggu.
Menunggu kau bisa berdamai dengan hatimu.

Ya… Hatimu…
Dan aku paham bahwa itu bukan aku.
Aku diam karna ku menunggu,
Hingga kau bisa pahami cintamu.

Ya… Cintamu…
Dan aku pun tau itu bukan aku.
Aku pun hanya tetap diam dan menunggu,
Sampai tiba waktunya kau bisa tuntaskan semua.

Meski bukan aku…
Ku kan tetap menemanimu.
Dan tetap diam seolah ku tak tau.
Agar kau tau, ku kan tetap ada untukmu.

Nb: jika kau baca ini ku yakin kau tau maksud ku. Ini bukan salahmu, bukan juga salahnya. Salah ku yang hadir diantara kalian. Jangan lg kalian saling menyakiti.

270901

Posted: September 27, 2010 in Gejolak malam
Tags: , , , , ,

9 Tahun yang lalu kisah itu di mulai. Banyak kisah yang terjadi diantara perjalanan waktu. Masa-masa kala senyum mu masih menghiasi hari. Segala kisah ku saat itu selalu dengan mu. Tapi kini semua telah berlalu.

Kisah yang bermula 9 tahun yang lalu telah kandas sudah. Banyak pahit yang kuberi dari pada manis nya. Kusadar diriku banyak membuat dirimu bersedih.

Andaikan waktu dapat ku putar kembali. Andai segala khilaf dapat kuperbaiki. Andai kau masih tetap ada di sisi.

Tapi waktu tetap melaju. Segala khilafku tak mungkin ku tarik kembali. Dan kau pun sudah berlalu pergi.

Hanya sisa kenangan tentang kita yang mendera jiwa. Kuharap saat waktu nya tiba, ku kan bisa rela lepaskan semua. Kuharap kau bahagia selalu bersama nya. Jika tiba waktunya kau butuh hadirku, kau cukup menoleh kembali di tempat yg sama saat kau lepaskan ku. Karna ku masih tetap ada di situ…

Menantimu…

Saat ku masih tetap di sini, ternyata dirimu sudah melaju entah ke mana.

Saat ku masih merenungi segala kisah yang pernah ada, dirimu sudah memulai kisah yang baru.

Saat ku sadar semuanya telah berlalu, dirimu semakin manjauh dan menghilang dari duniaku.

Hingga akhirnya ku terbangun dari semua lamunan kosong dan impian semu, bahwa bukan diriku yang kau mau.

Bagai seorang anak kecil yang sedang (more…)

Hitam Putih Kehidupan


Banyak orang bilang hidup ini warna warni, tapi hanya ada 2 warna saja yang mencerminkan kehidupan itu sendiri. Percaya atau tidak, hidup kita ini hanya terdiri dari hitam dan putih. Sedangkan yang lainnya terletak diantara warna hitam dan warna putih itu sendiri. Selain hitam dan putih, banyak orang yang berada di dalam daerah abu-abu, yaitu suatu kehidupan yang sudah tidak jelas lagi antara hitam dan putih.

Mungkin kata-kata di atas terlalu terbelit dan sulit untuk di pahami, akan coba saya permudah kata-kata tersebut dengan lebih sederhana. Hitam dalam kehidupan kita sehari-hari sering dibuat sebagai symbol kejahatan, keburukan, dan semua yang bersifat negative. Sedangkan warna putih sering disimbolkan sebagai kejujuran, kebaikan dan semua yang bersifat positif. Tapi kadang kala kita ditempatkan dalam kondisi diluar itu semua, yaitu abu-abu yang di mana kebaikan dan kejahatan sulit dibedakan.

Sebenarnya apa sih abu-abu itu? Hm mungkin masih terlalu sulit untuk di jabarkan secara ilmiah. Tapi akan saya coba jelaskan dengan cerita yang mungkin sering anda alami dalam kehidupan sehari-hari. Semua orang tahu bahwa berbohong itu salah, tapi jika kita berbohong untuk suatu kebaikan apakah itu salah? Jika mencuri itu salah, lalu salahkah orang mencuri untuk memberi makan anak dan istrinya? Jika membunuh itu kejam, apa yang harus anda lakukan jika itu satu-satunya jalan untuk tetap hidup?

Makna Hidup Tanpa Mati

Posted: January 7, 2008 in Gejolak malam
Tags: ,

Makna Hidup Tanpa Mati

Semua di ciptakan di dunia serba seimbang.

Ada kaya, dan ada miskin.
Ada yang kuat dan ada yang lemah.
Ada yang tua dan ada yang muda.
Ada pria dan ada wanita.
Ada hidup tentu saja ada mati.

Sadarkah akan makna dari hidup kita ini, selain menanti kematian tentunya. Bagaimana keadaan manusia andai saja mati itu tidak ada? Apakah akan ada manusia yang beriman? Yang pasti dunia ini akan penuh sesak dengan kebusukan-kebusukan duniawi yang tiada akhirnya. Manusia akan dengan serakah mengejar keuntungan pribadinya tanpa perduli dengan sesama. Jika hidup tanpa mati, tak ada lagi yang di takuti oleh manusia di dunia ini. Karena hidup tanpa kematian adalah hidup tanpa pembalasan akan perbuatan kita. Hal tersebutlah yang membuat manusia sadar bahwa setelah kematian lah segala amal perbuatannya akan diperhitungkan kembali. Percaya atau tidak, kematian turut membentuk manusia-manusia yang beriman.

Karena manusia yang merasa tidak akan mati, akan selalu mengejar kenikmatan duniawi. Manusia-manusia yang lupa akan hakekatnya bahwa nyawanya hanyalah pinjaman yang kapan saja dapat diambil kembali.

Memang dunia itu nikmat. Jika tidak nikmat, tentunya kita sudah bukan di dunia lagi ( trus di mana donk???). Dunia banyak menawarkan kesempatan kepada kita. Hanya saja kita harus pandai-pandai memilih kesempatan mana yang terbaik untuk kita. Karena sekali saja kita salah melangkah, maka akan mempengaruhi hidup kita untuk selamanya.

Ada yang bilang hidup ini sudah ada suratan takdirnya. Beberapa orang lainnya bilang bahwa takdir kita ada di tangan kita sendiri. Lalu manakah yang benar dari dua pendapat tersebut? Karena saya hanyalah orang awam yang mencoba mengemukakan pendapat dari jalan pikiran pribadi, maka jangan harap anda akan menemukan bahasa-bahasa yang ilmiah apalagi agamais. Karena maklum saja saya bukan ilmuwan, apalagi seorang agamawan. Saya akan mencoba menjawab dengan bahasa sederhana yang saya mengerti.

Bagi saya, sayalah yang menentukan takdir saya ini.

Menurut saya hidup saya ini ditentukan dari pilihan-pilihan yang kita ambil. Karena jika seseorang merasa hidup ini adalah suratan takdir, maka dia akan bermalas-malasan dan tidak mencoba untuk melakukan sesuatu untuk merubah kehidupannya. Tetapi menurut saya, semua pilihan-pilihan yang kita pilih dalam hidup ini, semuanya pasti sudah diperhitungkan oleh Yang Maha Kuasa. Jadi apapun pilihan kita, tidak terlepas dari pengawasan-Nya. Karena manusia yang merasa seluruh hidupnya ada di tangannya, ia akan merasa congkak dan mungkin akan depresi.

Contohnya adalah, Ketika sakit menyerang kita, wajib bagi kita untuk mencari kesembuhan. Wajib bagi kita untuk mempertahankan kesehatan kita dengan berobat. Tetapi ketika semua usaha sudah kita lakukan, tetapi penyakit tidak kunjung sembuh, atau bahkan kematian yang menjemput, kita harus merelakannya. Disini dapat kita lihat bahwa kehidupan kita adalah kombinasi antara pilihan yang kita pilih dan pengawasan dari Yang Maha Kuasa. Dengan begitu kita akan selalu mensyukuri hidup ini.

  

Buah Karya Ahmad “Yustinus” Nur Syamsi

Yah sekedar iseng, dan untuk merenung dalam kesedirian

Untuk teman-teman tercinta, Kurindu akan kalian.

Tanpa rasa dan tanpa Tanya

Posted: January 7, 2008 in Gejolak malam
Tags:

Tanpa rasa dan tanpa Tanya

Aku berjalan menyusuri bumi

Berharap suatu hari kan datang secercah mimpi

Walau aku seorang diri

Ku tak pernah merasa sepi

Ada angin, api, air, dan bumi

Bahkan mentari yang selalu menemani

Aku sadar ku berdosa

Menggauli hari dengan nestapa

Tak pernah ku berharap di ampuni

Ku hanya bisa melangkah lagi

Tuk mencoba meperbaiki diri

Salahku tak pernah bertanya

Salahku yang tak pernah merasa

Arti diriku ada di dunia