Posts Tagged ‘sayang’

Sayang, jangan kau salah artikan diamku.
Ku diam bukan karna ku tak tau.
Ku diam justru karna aku tau, dan ku menunggu.
Menunggu kau bisa berdamai dengan hatimu.

Ya… Hatimu…
Dan aku paham bahwa itu bukan aku.
Aku diam karna ku menunggu,
Hingga kau bisa pahami cintamu.

Ya… Cintamu…
Dan aku pun tau itu bukan aku.
Aku pun hanya tetap diam dan menunggu,
Sampai tiba waktunya kau bisa tuntaskan semua.

Meski bukan aku…
Ku kan tetap menemanimu.
Dan tetap diam seolah ku tak tau.
Agar kau tau, ku kan tetap ada untukmu.

Nb: jika kau baca ini ku yakin kau tau maksud ku. Ini bukan salahmu, bukan juga salahnya. Salah ku yang hadir diantara kalian. Jangan lg kalian saling menyakiti.

Advertisements

Hai Kamu yang Di Sana…

Posted: March 28, 2010 in Gejolak malam
Tags: , , ,

Hai kamu yang di sana…

Sadarkah jika diri ini merindukanmu?

Meski tak sanggup bibir ini berucap, ku hanya ingin sampaikan bahwa “Ku rindu dirimu”

Hai kamu yang di sana…

Sadarkah jika diri ini menyayangimu?

Meski tak sanggup diri ini mengungkapkan rasa, ku hanya ingin kau merasakan “Sayang” itu

Hai kamu yang di sana…

Apa perlu juga (more…)